Motherhood

HAL YANG PERLU KAMU TAHU SEBELUM MEMBELI SUSU FORMULA

Untuk ibu ibu muda topik mengenai asupan susu untuk anak merupakan salah satu hal yang lebih sensitif dari obrolan politik. Banyak perdebatan yang mewarnai dunia motherhood saat ini, dimulai dari perdebatan ASI vs Sufor, cara pemberian ASI (Asi perah atau direct breasfeed),  UHT vs susu formula , bahkan merk susu formula yang dipilih oleh masing masing ibu.

Memberikan yang terbaik untuk anak adalah naluri setiap ibu, bersyukurlah kamu jika dianugerahi ASI yang berlimpah dan kesempatan yang leluasa untuk memberikannya kepada buah hati. Karena di luar sana banyak ibu yang memiliki pilihan terbatas dan bahkan harus berdamai dengan keadaan.

Pertama yang harus kita sadari dan sepakati bersama sebagai seorang Ibu adalah pilihan apapun yang kita buat tidak akan melukai dan mengurangi kebesaran kita sebagai seorang ibu. Dan tentu saya berharap kita bisa bersama sama menjadi sosok yang lebih bijak dengan menumbuhkan mental saling mendukung daripada menjatuhkan atau merasa memiliki pilihan terbaik sementara orang lain salah karena semua ibu sama hebatnya. Pilihan yang berbeda bukan berarti pilihan yang salah  atau lebih buruk tapi lebih kepada perbedaan prinsip dan kondisi.

Dulu bayangan saya “memindahkan” kebiasaan anak dari ASI ya tinggal random saja pilih buatkan lalu selesai. Ternyata mengenalkan anak ke susu formula itu tidak semudah yang dibayangkan banyak lika liku yang harus kita hadapi. Kalau guyon teman saya bilangnya kaya cari jodoh. Nah biar teman teman mahmud gak pusing saya share beberapa hal yang perlu kamu tahu sebelum berkunjung ke supermarket dan mengambil susu dari raknya ini

1.Menerima kondisi dan memaafkan diri sendiri

Pertama yang harus saya tekankan adalah jika kamu menghadapi kondisi tak ideal, tak sesuai dengan gambaran sempurna iklan atau buku buku yang biasa kamu baca ingatlah bahwa BUKAN KAMU SAJA YANG MENGALAMINYA, YOU ARE NOT A BAD MOM. Jadi pertama kali yang harus kamu lakukan adalah coba memaafkan diri sendiri dan menerima kondisi dan tentu berusaha untuk menghadapinya dengan solusi. You may not be the perfect mom for your children but you must be the best mom for them.

2. You are the leader

Saat memiliki anak akan ada amat banyak pendapat dan penilaian yang datang menghampirimu. Baik dari keluarga terdekat, lingkaran pertemanan bahkan orang yang tak kamu kenal di social media. Kadang pendapat dan penilaian itu datang dengan cara santun penuh kelembutan, tapi ada pula masanya pendapat dan penilaian itu datang tanpa aling aling menghantam kamu dengan keras. Kalau buat saya prinsipnya (setelah baca bukunya mbak Retno Hening) adalah I AM THE LEADER, kamu adalah ibu dari anak yang sekarang kamu rawat apapun pilihan yang telah ibu putuskan adalah hak mutlak kita sebagai ibu dari anak yang kita miliki.  Terserah kita mau seperti apa dengan cara apa. Tapi kemudian saran saran yang masuk tidak serta merta perlu kamu tolak mentah mentah, belajar untuk meminimalisasi baper dan lebih menggunakan logika untuk menyaring gelombang pendapat yang mungkin nanti akan kamu terima. Kalau bagus dan cocok bisa kita adopsi supaya menjadi orang tua yang lebih baik tapi kalau bersebrangan dan kamu yakin tidak memberi manfaat yah cukup senyum simpul saja daripada kita membuang energi percuma.

3. Kenali riwayat alergi anak

Sekarang kira mulai masuk ke dalam bahasan teknis, hal pertama yang menurut saya amat penting kita tahu adalah riwayat alergi anak. Alhamdulilah anak saya terhitung bandel dalam urusan sensitivitas seperti ini jadi saya tidak begitu menemukan kesulitan berarti beruntunglah kita. Tapi untuk teman teman yang anaknya punya riwayar alergi artinya harus  siap siap memberikan usaha ekstra dalam memilih susu formula unruk jagoan kecilnya. Ada anak tidak bisa meminum olahan susu sapi nah disini ada baiknya kita berkonsultasi dengan dokter anak sebagai pendamping dan pembimbing kita dalam mencari susu yang cocok. Jika memang anak kita tidak bisa meminum susu sapi jangan paksakan anak untuk meminum susu sapi dengan trial and error berbagai merk dan berharap satu saat akan cocok. Coba beralih ke susu soya atau susu dengan kandungan rendah laktosa kini mulai banyak brand yang menawarkan produk sejenis dari sini kamu bisa mengerucutkan pilihan kemudian.

4. Sesuaikan pilihan kamu dengan usia dan budget

Salah satu pengeluaran rutin yang diam diam menyita hampir separuh uang belanja kita adalah Susu  (selain popok kecuali anaknya sudah lulus toilet training). Untuk itu saya sarankan untuk memilih susu dengan harga yang sesuai dengan budget yang dimiliki supaya tidak memberatkan kita, selain itu jangan lupa sesuaikan dengan usia anak kita. Memilih susu untuk anak tidak harus mahal tapi harus sesuai dengan kebutuhan si kecil.

5. Rasa

Jika harga dirasa sudah cocok dengan ibunya kini giliran kita coba membujuk supaya anak cocok dengan susunya. Banyak lho teman saya yang suka susu merk A karena banyak review dan setelah baca yakin susu ini baik untuk anaknya tapi kemudian patah hati saat membuatkan susu untuk anaknya kemudian susu itu dilepeh dan tidak dipandang sama sekali. Salah satu trick yang biasa saya gunakan adalah bermain rasa, anak kita itu manusia kecil yang sudah tahu rasa dan apa yang dia suka. Jadi coba kamu perhatikan rasa yang disukai anak untuk meminimalisir proses trial and error.

6. Kandungan yang dimiliki susu

Salah satu poin yang amat penting buat saya dalam pemilihan produk susu untuk anak saya adalah kandungan yang dimilikinya. Kenapa sih sampai cek hal sedetil itu dalam produk yang saya berikan ke anak?

Karena sebagai ibu saya ingin memberikan yang terbaik untuk anak terutama dalam masa penting pertumbuhannya untuk bekal dia di masa depannya. Sedikit cerita pula anak saya itu kuat banget minum susunya jadi saya harus bisa memanfaatkan moment untuk memberikan nutrisi penting untuk membantu tumbuh kembangnya lebih optimal. 

Nah disini aku buka bukaan yah setelah banyak melakukan mini riset akhirnya (dulu dan sampai sekarang) pilihan jatuh kepada Susu Bebelac. Kenapa saya pilih Bebelac?

Karena setelah banyak baca ternyata Bebelac Gold diperkaya dengan tinggi serat dan dapat membantu memenuhi kebutuhan serat harian si Kecil untuk dukung perut si kecil agar bisa hasilkan 7 kehebatan perut. Nah 7 Kehebatan itu kalau aku absen adalah

  1. Pencernaan Nyaman
  2. Penyerapan Nutrisi
  3. Pencernaan Lancar
  4. Perlindungan Alami 
  5. Tumbuh Kembang Optimal 
  6. Cepat Tanggap
  7. Suasana Hati (ini aku baru tahu kalau perut yang sehat akan membantu tubuh memproduksi hormon serotonin yang mengatur suasana hati, pantesan ya sering kalau perut lapar suasana hati kacau hihi)

Penyertaan tinggi serat ini belum dimiliki susu formula lain. Selain tinggi serat kalau kita perhatikan betul keterangan kandungan gizi yang tertera pada kemasan luar susunya terdapat keterangan bahwa Kandungan Fiber DHA Omega 3 dan Omega 6 yang terkandung dalam susu Bebelac lebih tinggi dibanding susu lain sejenis. Jadi jelas ya kenapa saya jatuh hati sama susu satu ini karena memang kandungan gizinya super lengkap dan memang sesuai dengan kebutuhan anak dalam masa penting di masa keemasan tumbuh kembangnya. 

Sedikit cerita dulu saat awal saya memberikan susu Bebelac rasa Vanilla untuk anak saya dia kurang suka dan seperti ogah ogahan, akhirnya saya coba ganti dengan rasa Madu daaan akhirnya susu ini resmi jadi susu favoritnya sejak dua tahun lalu hihi. Seperti kalian tahu saya paling hati hati kasih rekomendasi sebelum saya coba sendiri dan betul betul yakin. Buat teman teman yang sedang mencari referensi susu untuk buah hati boleh coba Bebelac, i highly recommend this milk #yesiapproved hihi.

7. Memahami proses adaptasi anak mengenali susu

Langkah terakhir yang perlu kita lakukan kalau kita sudah merasa sudah menemukan “jodoh” susu formula untuk anak yang sudah sesuai budget, rasa yang dia suka, sekarang bagian kita memahami proses adaptasi anak dalam menikmati susu. Ada anak yang memang kuat minum susu kaya anak saya ada pula anak yang memang minum susunya sedikit saja. Ada pula respon respon awal yang mungkin dialami si kecil dalam proses adaptasi menerima hal baru dalam sistem pencernaanya. Tugas kita untuk selalu sabar dan peka terhadap setiap respon yang diberikan si kecil. Sedikit tips untuk kadang ada beberapa ibu yang menyarankan untuk mencampurkan asi ke susu formulanya supaya anak lebih cepat beradaptasi mudah mudahan saran ini bisa membantu ya.

Nah demikian hal hal yang bisa saya share untuk teman teman mengenai cerita saya dengan susu formula. Kalau aku memang setia sama Bebelac dari awal sampai sekarang, yu ibu – ibu ikut coba susu  Bebelac dan jangan lupa share ke aku manfaat yang si kecil dapat.

Thanks for reading.

Love,

20 Comment

  1. Mantab yah kandungan nutrisinya..dan bahkan baik juga untuk perut soalnya biasanya anak2nya banyak yg sembelit, dengan bebelac semua teratasi

  2. Bener banget nih. Kadang beli susu buat anak, alasannya karena kebawa iklan atau rekomendasi temen. Padahal mungkin gak bagus juga. Alhamdulillah deh, rayyan cocok sama Bebelac Gold juga. Bikin dia lengkap kehebatan perutnya. šŸ™‚

  3. Aku pakai sufor sebagai suau lanjutan soalnya kasian anak boasa minum susu emaknya dan memang galau banget nentuin yang cocok itu udah kayak cari jodoh ya. Hahahaha

    Kasian juga si anak jd bahan percobaan karena sekilas baca kandungan hampir sama ternyata yang nomor satu ya yang cocok buat pencernaan dulu lah ya

  4. Iya banget… sulungku dulu minum susunya kuat, beda sama adiknya yang kadang bisa sehari dua gelas aja udah perjuangan banget. Eh tapi sekarang udah pada bujang sih sama-sama doyan minum susu.

  5. Ini sih teh. Kesan pertama pas akhirnya oake sufor harus minta maaf berkali-kali ke anak. Tapi selama itu demi kebaikan si anak, kenapa engga ya? Aku jg pake bebelac buat tambahan sufor.

  6. Teh yes salfok sama cantik nya dedek euy. Salam peluk dari auntieeee yak. Tapi bener banget teh drama ASI dan SUFOR bikin baper para ibu, ditambah ibu-ibu ini saling manas-manasin satu sama lainnya. Pemilihan sufor juga ga bisa sembarangan dan Bebelac ini noted banget sih buat susu anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *