Personal

NGEBLOG ITU HARUS KAYA GIMANA?

Menjadi seorang penulis tidak pernah masuk dalam bayangan saya sebelumnya. Dan bahkan ketertarikan saya terhadap bidang linguistik baru saya sadari baru baru ini.
Dulu saya terlalu sibuk memenuhi harapan dan ekspektasi orang orang terdekat terhadap saya, sampai sering saya lupa untuk menanyakan pada diri sendiri apa harapan dan ekspektasi saya terhadap diri sendiri.

Kalau dulu untuk berekspresi dan mengutarakan ide perlu proses yang panjang, masih ingatkah masa surat pembaca di surat kabar atau bahkan saat ingin tulisan kita masuk satu media kita harus berusaha amat keras memenuhi berbagai tantangan dan persyaratan dari tim majalah?.

Beruntung sekarang ini kita dikenalkan pada kemungkinan membuat panggung sendiri di platform manapun, baik itu instagram, twitter, youtube, blog, apapun itu hingga pola media sudah bergeser ke trend media sosial. Sehingga mulai banyak muncul content creator baru yang menawarkan banyak inovasi dan informasi baru.

Untuk menciptakan content yang baik dan menarik tentu membutuhkan waktu, tenaga dan konsentrasi yang cukup. Sehingga bahkan banyak orang yang memilih untuk mengerjakannya secara full. Buat saya pilihan sama terbukanya dengan orang lain
Apakah memilih menjadi blogger penuh atau blogger paruh waktu?

Untuk teman teman yang bisa memiliki waktu penuh menulis selamat ya kesempatan amat langka bisa berkonsentrasi penuh di dunia blog ini. Tentu menjadi impian setiap orang memiliki pekerjaan dengan rasa hobi, meskipun saya rasa menulis tidak serta merta menjadi mudah hanya karena rasa suka.

Tapi saya punya peran peran lain, jauh sblm saya menyukain menulis dan public speaking. Saya besar di keluarga wirausaha dan seperti anak anak yang lahir di satu keluarga dengan “warisan” yang perlu diwariskan , saya pun diharapkan bisa meneruskan usaha keluarga dan membesarkannya. Dan berbagai hal yang senang saya kerjakan sebagai bentuk eksplorasi.

Saya lebih memilih untuk menjadi frelancer karena saya tetap butuh ruang untuk aktualisasi saya. Buat saya pribadi menjadi blogger paruh waktu menjadi tantangan tersendiri, bagaimakan kita memproduksi berbagai konten menarik di tengah keterbatasan waktu dan kesempatan.

Jika kamu membaca setiap postingan yang saya buat, terima kasih ya kamu sudah menjadi pendukung setia penyuntik semangat blogger paruh waktu ini. Salam dari penulis paruh waktu di belakang layar Petite Second Room.

Love,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *