Petite Second Room

Cerita MengASIhi Mikayla

Newborn Photography

Saya pikir dengan kehadiran anak kedua pengalaman anak pertama akan lebih dari cukup untuk menjadi pedoman saya dalam mengASIhi Mikayla. Saya pikir hmmmhh mungkin anak kedua akan bisa dijalani dengan lebih mudah dengan hasil lebih baik daripada anak pertama. Ternyata tidak, saya kembali belajar dari nol. Ada banyak hal yang sudah tidak relatable dalam waktu lima tahun dan saya harus belajar banyak hal baru tentang menyusui untuk melengkapi pengetahuan lama.

Saat saya menulis tulisan ini, Mikayla memasuki usia 7 bulan. Jadi seharusnya saya memasukan foto sertifikat AIMI untuk S1 Mika seperti yang saya lakukan untuk kakaknya, Freya.

Baca juga : My Breastfeeding Journey

 

Tapi sayangnya saya tidak bisa memajang sertifikat tersebut karena Mikayla tidak mengalami asix hingga usia 6 bulan. Berbeda dari kakaknya, Mikayla harus merasakan sufor di usia 3 bulan (hingga sekarang) karena stock ASIP saya tidak cukup karena saya konsumsi pil kontrasepsi yang salah dan Mika tidak mau menyusu langsung. Meskipun tidak sepenuhnya dengan sufor tapi tetap saja sedikit banyak hati saya hancur. Agak lebay sih keliatannya kalau kalian baca tapi untuk yang pernah mengalami masa menyusui mungkin bisa lebih memahami apa yang saya rasakan.

Keputusan berat sebetulnya untuk membiarkan Mikayla mengalami hal ini, tapi kemudian saya belajar untuk melihat dari perspektif berbeda. Belajar memaafkan diri sendiri dan bersyukur atas hal yang saya miliki, anak saya ada dengan fisik sempurna dan tumbuh sehat tanpa kekurangan satu apapun. Kecuali tidak mengecap ASI eksklusif seperti yang saya dambakan dan usahakan. Tapi kembali saya memilih ikhlas bahwa mungkin Allah sudah mengatur rejeki Mika termasuk porsi ASI.

Bisa jadi tulisan ini bukan tulisan ideal yang ingin kalian baca, tapi ini murni hanya curhatan ibu ibu biasa yang mengakui kekurangannya sebagai ibu. Jika memang ini adalah kekurangan saya berharap dengan membaca tulisan saya teman teman bisa belajar dan menjadi lebih baik.

By the way meskipun dibantu sufor, saya tetap menjalani segala rutinitas untuk menjaga suplay ASI Mika (dengan usaha maksimal) disiplin. Dan saya mau sharing juga barangkali bisa membantu teman teman dengan hasil lebih sukses dari saya,

1. Upgrade ilmu tentang ASI

Saat memulai proses mengASIhi saya bersyukur bisa baca banyak referensi yang komprehensif dari para “tetegram” di media sosial, ada banyak!. Mengingat saat masa Freya dulu untuk tahu cara managemen ASI saja sampai harus berbayar dengan membeli produk ASI booster yang dijual barulah kita mendapatkan fotocopy materi serba seri mengASIhi, kalau sekarang, free asal kita mau baca.

Dua tetegram yang saya suka baca komprehensif isi tulisannya diantaranya dua di bawah ini

 

Olevelove

 

Mbak Citra dengan gayanya yang blak blakan dan lucu, selain tentang ASI beliau pun membagian tips trick “Terong World” cara menjaga api asmara rumah tangga tetap membara. Bagian saya suka banget adalah Managemen ASIP ibu bekerja dan persiapan sebelum mulai kembali ke kantor. Ada di highlight dan sangat membantu sekali sampai jadwal pumping pun disertakan. Selain itu kalau kita main ke instagram mbak Citra kita pun bisa mengikuti kisah perjuangan mbak Citra yang bisa tetap semangat dari masa pumping hanya “basahin pantat botol” sampai betul betul bisa stock ASIP.

 

asiku.banyak

 

 

Kalau masuk Asiku.banyak pasti banyak ketawa deh karena cicinya memang lawak banget, Berbeda dari mbak Citra kalau cici Asiku.banyak sering sharing hal hal yang dipertanyakan ibu seperti “Biasa gak ASI tetep banyak meskipun anak gak nen” dan banyak topik lainnya. Kalau kalian main ke highlight awal kalian akan mendapati managemen ASIP dan pemahaman bagaimana menjaga suplay demand ASI terjaga.

Kalau kalian punya rekomen akun lain boleh sharing di kolom komentar ya.

2. Luruskan Niat

ASI cukup adalah yang terbaik.

Saat mengasihi Freya saya begitu obsesi dengan….freezer yang penuh dengan ASI.

Kok bisa sih?

Gimana caranya?

Sampai saya termakan dengan iklan ASI booster jaman dulu dan rela beli paket asi booster demi dapat ilmu cara menghasilkan asi yang banyak. Banyak banget asi booster yang saya coba tapi hasilnya gak pernah sampe 400ml sekali pompa kaya orang orang yang ada di iklan asi booster itu.

Ternyata ini yang salah POLA PIKIR.

Secara kodrat Allah memberikan kita ASI untuk memberikan nutrisi yang cukup untuk anak kita tumbuh dengan optimal dengan segala keajaiban dan keunggulan yang dimilki ASI, bukan buat ngisi kulkas pake kantong ASIP (lalu difoto terus diupload hehe).

Jadi mari luruskan niat, apa yang kita upayakan adalah untuk anak kita, bersihkan hati untuk ikhlas menerima sedikit banyak yang bisa kita hasilkan adalah rejeki yang sudah Allah berikan untuk anak kita. Semoga ASI sedikit maupun banyak ini bisa memberikan manfaat maksimal untuk anak kita.

Ada pula cerita ibu yang stock ASIP hingga dua freezer penuh tapi pada akhirnya malah terbuang atau tidak bisa dikonsumsi oleh sang buah hati sehingga pada akhirnya didonorkan atau dibuang. Untuk hukum donor saya kembalikan ke prinsip masing masing ya. Jadi kembali cukup adalah kunci tidak kurang tidak lebih idealnya ya hehe…

Bahkan pada zaman rasul (maaf ya karena saya muslim saya tambahkan cerita ini) para ibu selalu memanjatkan doa saat akan menyusui bayi mereka. Doa dan harapan setiap ibu untuk anaknya yang masih dalam buaian. Jadi tambahan adab saat akan menyusui anak kita (baik langsung maupun dengan dot) jangan lupa sisipkan doa, mudah mudahan Allah kabulkan semua doa dan harapan kita untuk anak kita satu saat nanti.

Dengan pemahaman baru, kita bisa lebih tenang dan ikhlas dalam menjalani proses menyusui hingga usia dua tahun nanti bahkan lebih berapapun hasilnya. Setiap tubuh perempuan di desain berbeda begitupun asi dan payudara. Bisa jadi orang yang menghasilkan 400ml sekali pompa adalah orang dengan “over supply” asi sementara saya adalah orang dengan supply asi yang standar aja alhamdulilah cukup untuk anak.

Jadi yang dipertahankan konsistensi dalam menjalani rutinitas menyusui dan pompa berapapun hasilnya. Jikapun kita pada akhirnya harus menyerah dengan hasil yang ada kita tetap ibu terbaik. Ingat ASI adalah salah satu bentuk rejeki dari Allah mungkin rejeki anak kita segini. Yang penting ibunya sudah berusaha maksimal biarkan sisanya Allah yang atur.

3. Konsistensi

Kesalahan saya saat punya Freya adalah gak tahu kalau cara sederhana pompa rutin 2 jam sekali selain menyusu langsung adalah kunci. Jangan lupa minum min 2 liter untuk supplay cairan tubuh.

Perlu gak sih mompa dan stock ASIP?

Tergantung prinsip kamu ya

Kalau buat saya ibu pekerja, asip adalah bala bantuan luar biasa dan membantu saya tetap waras karena saya bisa titip bayi ke orang orang terdekat dengan senjata asip. Selain itu memberikan kesempatan bonding anak dengan papa dan kakanya lewat asip.

3. Target Maksimal Ekspektasi Minimal

Ini penting untuk menjaga kesehatan mental kita, ada kalanya kita tidak bisa mencapai kesempurnaan layaknya yang dipajang di social media momstagram meskipun sudah berusaha maksimal dan melakukan segala hal yang disebutkan.

Mungkin saatnya kita memaksimalian usaha diiringi meminimalkan ekspektasi.

Maksimalkan hal yang bisa kita kontrol dan berusaha ikhlas pada hal hal di luar kendali kita. Atau saat kita membuat kesalahan. Mungkin hal hal tersebut memang dimaksudkan allah untuk kita supaya belajar dan berusaha.

4. Rekomendasi ASI Booster

Katanya ASI Booster terbaik adalah happy feeling tapi tetap saja kadang ada perasaan ingin memaksimalkan. Sebelum menyebut rekomendasi ASI Booster yang saya rasakan terasa perbedaannya di diri saya, saya harus klaim dulu sebelumnya bahwa karena tubuh kita berbeda bisa jadi respon kita berbeda. ASI booster itu banyak macamnya, bisa jadi tubuh saya merespon baik daun katuk tapi pas kalian coba nggak. Jadi bukan vitaminnya yang jelek tapi tubuh kita yang responnya berbeda. Berdasarkan highlight yang saya baca di banyak tulisa tetegram ada dua jenis ASI Booster

Hal ini perlu karena zat zat yang diperlukan bayi saat tidak didapatkan dari nutrisi yang dikonsumsi akan diambil dari tubuh ibu. Yang paling sering jadi masalah adalah kalsium, tak ayal banyak ibu yang giginya tanggal atau mengalami osteoporosis dini karena kalsiumnya terbawa si kecil. Minimalnya kita konsumsi susu setiap hari maksimal konsumsi vitamin untuk memperkaya ASI yang kita hasilkan. Salah satu yang saya tau dan best seller adalah Blackmores Pregnancy and Breastfeeding Gold. Kalau kamu punya merk lain yang disuka boleh share juga di kolom komentar ya.

Nah kalau ini penting di 6 bulan awal setelah melahirkan untuk momentum stok ASIP, jangan lupa imbangi dengan minum air putih yang amat banyak (minimal 2 liter maksimal sepuasnya) dan makanan yang sehat, bukan cerita kan busui itu gak bisa berhenti makan hehe. Di sini kalian betul betul harus mengenali zat yang bisa berpengaruh ke badan kalian kaya kalau saya booster ASI yang dirasa ampuh hanya Molocco (isinya ekstrak placenta dan vitamin b) serta makanan berbasis kedelai seperti susu Mama Soya dan Vsoy. Badan saya kurang merespon Booster asi berbahan fenugrek seperti Fenucaps dan Herbs of Gold padahal banyak testimoni ibu ibu muna yang klaim bisa bikin payudara cepat penuh di saya ga ada efek apa apa biasa aja hehe. Jadi silahkan kenali lagi ya booster yang mungkin bisa membantu kamu menjaga suplai asi

5. Lebih Berhati-hati Mengkonsumsi dan Menggunakan Produk Apapun Selama Masa Menyusui

Apa yang masuk dan menempel di diri kita bisa jadi langsung turun juga ke anak kita, oleh karenanya kita harus terus memantau dan berhati hati. Selalu perhatikan produk produk yang aman dan tidak akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI. Salah satunya yang problematis adalah pilihan kontrasepsi. Silahkan konsultasikan lebih jauh ya tapi jangan lantas membiarkan diri gak pake apa apa. Kita pun tetap perlu selflove supaya bisa cinta sama anak dan suami.

Panjang ya curhatnya…

Tapi mudah mudahan setelah baca postingan kali ini teman teman bisa belajar banyak. Before signing off here’s some quotes from Solenn about breastfeeding i agree that much

Thanks for reading, happy breastfeeding with love.

Love,

Exit mobile version