Personal

ALASAN SEBENARNYA KENAPA SAYA NGEBLOG

Sebenarnya postingan soal alasan kenapa ngeblog sudah pernah saya post di tanggal 2 November kemarin tapi berhubung saya lagi ikut Challenge Blogger Perempuan dan takutrnya orang jadi bingung ini maksudnya gimana ada topik sama tapi deketan akhirnya dengan berat hati saya hapus postingan lama dan kemudian kita bikin pembaharuan di sini.

Sebelumnya trigger saya bikin post ini bertepatan dengan adanya Hari Blogger Nasional tanggal 27 Oktober lalu. Sedikit cerita, penentuan Hari Blogger ini pertama kali dicanangkan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Muhammad Nuh pada pembukaan Pesta Blogger tahunpada 27 Oktober 2007. Untuk yang penasaran bisa baca berita lengkapnya disini. Bukan cuma kamu saja yang baru tahu, saya juga baru tahu kok hehe bisa jadi karena baru tahun ini saya bergabung dengan beberapa komunitas Blogger jadilah saya baru update dengan perkembangan dunia blogging di Indonesia.

Topik yang mengudara dan tepat untuk ditanyakan pada para teman blogger memang ini,

Kenapa sih mereka ngeblog? Buat apa? Ngehasilin apa?

Secara pribadi banyak juga orang yang mempertanyakan hal yang sama ke saya saat saya mulai sering memberanikan diri  share hasil tulisan saya di blog. Secara singkat saya bisa bilang

In big picture i want to leave my legacy when someday i am gone.

Tanpa rekayasa tanpa pura pura, this is what come first in mind saat pertanyaan ini muncul. Mungkin saya kebanyakan baca buku Pak Pram tapi saya betul – betul ingin meninggalkan jejak bahwa saya pernah hidup dan orang bisa terkenang pada saya meskipun saya sudah tak ada. Salah satunya lewat tulisan karena itu yang saya bisa.  Sebaik baik manusia adalah yang memberikan manfaat, dan sekecil apapun tulisan yang kita buat bisa jadi memberikan efek yang begitu besar untuk orang yang membacanya. 

Jauh sebelum blogging dan blogger populer dalam kamus kita (kalau zaman sekarang lebih banyak lagi istilahnya content creator, influencer, KOI ) ketertarikan saya dalam dunia blogging sudah ada sejak lama tapi terbentur dengan kerumitan dalam dunia web ini. Intinya saya gaptek dan setelah coba mempelajari sendiri saya masih suka pusing hihi, saya cenderung jadi silent reader selama bertahun tahun dan menaruh kekaguman luar biasa pada blogger veteran yang sudah sejak lama saya ikuti. Diantara yang masih saya ingat ada Diana Rikasari, Anaztasia Siantar, Sonia Eryka, Fifi Alvianto.

Nah sedikit cerita soal mba Fifi menurutku sepanjang aku interaksi dengan banyak blogger dan influencer (dengan fanbase besar), beliau ini salah satu blogger teramah karena suka balesin dm kita kalau pas bisa dan balesnya tuh gak basa basi tapi pure kaya lagi ngobrol sama teman aja. Coba aja kamu DM mba Fifi kalau ga percaya hehe. Dan dua lagi Fashion Blogger yang dulu aku suka banget yaitu Dian Pelangi saat dia masih nulis di blog lamanya The Merchant Daughter dan Indah Nada Puspita. Tapi sayaaang banget mereka sekarang udah ga update lagi ngeblog padahal dulu mereka adalah orang orang yang beneran menginspirasi saya untuk mengeksplorasi fashion dan percaya bahwa hijab bukan batasan untuk nampak cantik dan menarik. Nah dari sini saya mengambil pelajaran besar bahwa bahkan seorang blogger sukses pun bisa lho berhenti dengan berbagai alasan, jadi renungan kembali untuk apa saya memulai menulis di blog.

Karena amat terinspirasi dan gatel mulailah saya coba tulis tulis blog, dulu pake tumblr karena kata teman lebih enak daripada wordpress dan saya jujur ga ngerti enaknya sebelah mana sebenarnya tapi saya manut aja karena gak ngerti. Saya mulai tulis tulis draft dan dengan pede post eh ternyata saat saya lihat tampilan tanpa foto visual boring ya blog saya haha.

Saya pun mulai berseluncur di dunia tumblr dan menemukan blog amat keren yang saya kagumi Coco Rocha cek aja tumblrnya itu keren bangeeet. Saya coba mempercantik tumblr saya waktu itu pengen kaya Coco Rocha tapi kok ga bisa  dan saya keburu cape sendiri melihat tampilan blog saya i want it to be pretty tapi saya ga ngerti musti gimana. Akhirnya saya males dan vakum dulu bikin postingan di tumblr padahal bahan tulisan di kepala saya amat banyak. 

Lama waktu bergulir, satu hari secara tak sengaja saya pernah ngobrol dengan teman saya tentang kekaguman saya pada teman teman blogger utamanya Fashion Blogger yang saya pikir kayaknya itu gue banget. Tiba tiba teman saya bilang 

“Lah, kenapa ga lo bikin aja blog kaya mereka?nulis kaya mereka?”

“hah?gue?serius?”

“iya coba aja dulu dairpada dipendem aja”

Dan dari sana pun saya mulai beneran merealisasikan ide gila saya punya blog. Satu pesan teman saya waktu itu 

“Go hard or Go home”

Artinya i have to put my 1000% energy in doing this kalau mau jangan setengah setengah supaya hasilnya ga setengah setengah. Saya mulai tanya dan banyak sharing tentang dunia blogging ini awalnya terasa banyaaak banget info yang harus saya cerna tapi as people say learning by doing. Jalan aja dulu lakuin aja dulu sambil berbenah kalau kebanyakan mikir tar ga jadi jadi hehe. 

Sambil saya coba cari desainer blog dan mempelajari dunia hosting dll, saya coba disiplin posting 1x dalam seminggu di tumblr lama yang saya coba hidupkan kembali (meskipun tetap ya kalau lihat tampilan saking sederhana suka patah hati hihi), mencoba managemen menulis supaya bisa konsisten menulis.  Saat itu saya amat jatuh hati sama blognyanya Alodita dan Tara Amel saya sempat email mba Tara Amel untuk tanya TnC untuk desain web (Mba Tara desainer blognya mba Alodita dulu) tapi ga dijawab hiks. Ga disangka dalam masa pencarian ada teman yang bisa mewujudkan impian saya untuk punya blog impian dengan tampilan “gue banget” lalu setelah mengalami banyak proses akhirnya lahirlah Petite Second Room!  Waaaa saya seneng bukan main saat launch (gaya beeettt) blog saya waktu itu. 

 

Pas launch di Instagram.

 

Lantas setelah punya blog apakah saya tiba tiba sukses? Apakah tiba tiba traffic sederas para blogger idola saya? Tawaran kerjasama membanjiri email saya?

Ternyata jawabannya tidak sodara sodara, hahahhahaha. To be honest selama 2 tahun perjalanan saya bersama Petite Second Room terhitung santai saja malah saya sempat kena masalah di akhir tahun pertama saat blog saya sempet hampir terminated karena satu masalah dengan pihak pembuat blog pertama hingga akhirnya kontraknya tinggal kontrak. Saya beneran ngerasa kaya hilang arah dan gak tahu musti ngapain update widget di blog saya sendiri ga bisa. 

Lalu saya nyerah ga disana?

Hampir sih…*loh becanda deng, nggak lah masa iya udah cape cape bikin blog cantik terus nyerah gitu aja. Pertama yang saya selesaikan waktu itu adalah masalah teknis web, saya mulai cari rekanan baru yang bisa bantu saya. Alhamdulilah akhirnya Allah mempertemukan saya dengan Web Desainer and Developer saya sampai saat ini Yaumil Akbar beneran saya merasa terbantu dan teredukasi sekali gaul sama Emil. Pelan pelan belajar banyak soal managemen teknis web dan tentu hal hal terkait blog yang lama saya gak tahu.  Jadi buat yang ingin memulai coba hubungi sodara Emil ini, insha allah #yesiapproved hihi. 

Selanjutnya sambil tetap berusaha rutin menulis saya betulkan lagi niat saya. Satu waktu pernah teman saya bilang saat saya mengeluh kok kayaknya perkembangan blog saya lambat apa yang salah ya…

“Kamu sekarang udah jadi blogger udah jadi penulis sesuai mau kamu. Tapi belum penulis sukses”

Plak langsunglah tertampar diri ini, hmmhh panjang ternyata jalannya menuju posisi yang kita inginkan. Ketimbang fokus pada hasil akhir kenapa tidak kita nikmati prosesnya…usahanya…ceritanya.  Kalau dulu saat bukunya ditolak penerbit, JK Rowling menyerah mungkin tak akan ada cerita semelegenda Harry Potter. Kalau dulu Katy Perry menyerah saat albumnya jeblok mungkin tidak akan musik musik bagus yang dihasilkan Katy Perry.  Mereka besar dengan alasan kuat karena mental dan karya mereka sudah teruji waktu dan cobaan. 

Salah satu tulisan bagus soal motivasi blog kesukaan saya bisa kamu cek juga disni tulisan mbak Puty, jadi sebelum memulai coba cek dulu motivasi kamu menulis. Kalau untuk mendapatkan endorsement seperti orang orang yang kamu kagumi atau memimpikan kerjasama dengan brand brand besar atau jumlah nominal yang kamu impikan bisa kamu hasilkan dari menulis di blog, hati hati. Kalau semua itu tak terwujud setelah kamu berusaha habis habisan lantas apa yang akan kamu lakukan? 

 

 

 

Jadi Intinya apa sih?

Yah alasan saya ngeblog adalah karena saya suka, it’s part of my remedy. Dan saya akan terus melakukannya tak peduli bagaimana pendapat orang mengenainya dan membiarkan perjalanan saya bergulir entah kemana.

Put your heart and soul in what you do and let it knock other’s heart.

Apa yang datang dari hati akan sampai ke hati juga. Jadi fokus pada berkompetisi dengan diri sendiri untuk lebih baik dan menghasilkan content yang lebih berkualitas. Let’s our work speak for itself, memantaskan diri untuk apresiasi yang kita harapkan. Urusan validasi dari pembaca biarkan datang sealaminya, kita perlu mendengar masukan dari orang lain tapi jangan sampai mengubah diri kita sepenuhnya. Identitas dan ciri khas amat diperlukan dalam industri yang amat saturated ini.

Untuk kalian yang masih malu malu atau bingung atau mungkin sekarang sedang dorman menulis. Ajakan saya, mulai saja dulu lakukan saja dulu baru berbenah dan belajar kemudian sambil berjalan. Dan yang utama dan terpenting jangan lupa untuk bertahan dan konsisten dengan apa yang kamu lakukan. Semoga di setiap tahunnya akan terus bertambah teman teman yang bergabung menjadi blogger dan menuangkan berbagai ide dan kreatifitasnya dalam panggungnya sendiri. Blog

Thanks for reading,Love

4 Comment

  1. Halo 🙂 Terima kasih sudah berbagi soal motivasi nge-blog. Jadi refleksi diri sendiri ngeblog ngapain mau ngapain ya? Berhubung sudah beberapa bulan ini nggak ada dorongan (?) untuk posting walau tema dan draft banyak, sepertinya ini juga pertanyaan yang perlu saya jawab.

    Food for thoughts 🙂

    1. Halo teh Vera..senang kalau tulisan aku bermanfaat memberikan motivasi buat teman teman yang lain. Ada kalanya kita punya block moment memang kalau kaya gitu ya rehat dulu semoga segera kembali. Semangat terus menulis teh your blog is awesome 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *