lebaran di rumah aja
Personal

Lebaran di Rumah Aja

Lebaran tahun ini bisa dibilang lebaran tersantuy sepanjang hidup. Gak ada agenda apapun di hari hari yang biasanya padat dengan acara silaturahmi dan berpindah kota untuk bertemu sanak saudara.

Dulu ga kebayang kalau denger kata “wabah” itu bakal kaya gimana, yang jelas pasti ngeri yah tapi qadarullah ternyata ngalamin juga. Tahun 2020 memang memberikan kita banyak hal berbeda, salah satunya ramadhan dan lebaran dalam suasana pandemi.

Dan mungkin akan selalu terkenang bagaimana tahun ini mengajarkan kita menghargai hal hal sederhana dan kecil yang kita rindukan saat hilang. 

Setelah harus berbesar hati melalui ramadan tahun ini tanpa tarawih di mesjid, tanpa shalat jumat bagi para pria, tanpa kajian dan tadarus bersama. Lebaran pun harus dilalui dengan cara berbeda. Meskipun demikian semoga tetap kita bisa berbenah secara spiritual melewati bulan ramadhan dan lebaran kali ini.

Meskipun harus melakukan banyak penyesuaian ada beberapa hal yang tetap kami usahakan lakukan seperti memenuhi hak karyawan dan pekerja di rumah untuk THR dan bingkisan hari raya (meskipun perekonomian naik turun tapi kita bersama dalam suka dan duka bersama karyawan bukan?). Selain itu berbagi rejeki ke sanak saudara dan anak anak di keluarga besar sampai saya belain kirim amplop amplop via paket untuk keluarga di luar kota. Hanya untuk tetap memberikan warna di hari raya meskipun tak sepenuhnya sama.

Sebagian dari “angpau” Freya dan Mika yang pada akhirnya akan masuk tabungan mereka sampai mereka cukup umur untuk pegang sendiri. Sedikit atau banyak yang utama kebahagiaan dan kesan untuk berbagi di hari raya.

lebaran di rumah aja

lebaran di rumah aja

Meskipun tidak membuat secara khusus, karena ini lebaran pertama Mika aku ngerasa punya mandat untuk tetap memberikan “kaftan” pertama mika seperti dulu yang dilakukan untuk kakanya. Jadilah supaya mama gak pusing karena sekarang musti urus “seragam” untuk berempat jadilah tema putih selalu jadi andalan karena paling mudah dicari.

Di hari H kami gak banyak melakukan kegiatan karena memang semua acara keluarga besar dibatalkan dan memilih untuk tidak pergi kemana mana. Hanya mampir ke rumah mama dan mama mertua karena kebetulan masih dalam satu jalan (intinya deketan hehe). Beruntung juga ya rumah mama sama mamer deketan. Cuma adek bungsu yang lebaran di Jakarta sendiri, dan akhirnya main ke rumah sepupu yang sama sama di Jakarta. Sedih juga ya musti membatasi diri sampai segini demi kebaikan bersama.

Sedikit cerita lucu adalah karena Mika jarang banget dibawa keluar dari rumah, lebaran bawaanya nangis terus ketemu orang. Jadilah berada di dekapan mama sepanjang hari dalam balutan gendongan terkini. Cuma suami yang bisa gantiin gendongin.

lebaran di rumah aja

Bagaimana pun kondisinya selalu ada hal untuk disukuri setiap hari. Selamat Idul Fitri teman teman.

Mohon Maaf Lahir Batin

Salam Hangat

petite second room

Mom’s : Hijabchic
Kaka and Ade Dress : Ziel’s Kid
Papa’s Kurta : Upiedam
 

Leave a Reply

Your email address will not be published.