Personal

Halo, apa kabar?

Halo semua ga kerasa sudah 3 bulan hiatus dari menulis dan social media lain sebetulnya, gak hiatus total tapi tidak seproduktif sebelumnya. Selain alasan kesibukan (banyak postingan yang hanya berakhir di draft dan akhirnya ga tayang sampai sekarang) tiga bulan terakhir aku lagi berurusan dengan jerawat. Gak pernah kebayang setelah 4 tahun lalu sempet ngalamin jerawatan parah dan berobat hampir setahun lebih akhirnya harus ngalamin lagi sekarang.

Jujurly meskipun mungkin kasus aku gak separah acne fighter lain tapi tetap aja maknyus untuk mental aku apalagi di depan kamera. Karena belum begitu percaya diri untuk tampil akhirnya masih berusaha bikin konten sekali kali dari jauh hehhee i am only human with up and down self esteem.

Awal mula break out ini dari inisiatif aku yang tiba tiba pengen coba salah satu eksfoliator korea yang banyak orang review bagus. hamdalah di aku dibayar kontan langsung jerawatan. Setelahnya aku langsung pergi ke dokter kulit langganan dan mendapatkan perawatan. Serangan pertama mulai mereda.

Setelahnya saat aku merasa kondisi kulit membaik tiba tiba dengan inisiatif kembali aku coba sunscreen dengan kandungan whitening padahal saat itu kondisi kulit aku belum stabil betul. Walhasil akhirnya serangan kedua datang dan lebih ganas dari serangan pertama. Kembali aku pergi ke dokter kulit langganan dan mendapatkan perawatan, namun serangan kali ini lumayan bandel dan menguras emosi.

Jujur hingga saat ini aku masih bulak balik klinik untuk berobat, setiap orang punya preferensi masing masing dalam merawat diri tapi aku pribadi lebih tenang jika mempercayakan kepada ahlinya. Lesson learn in hard way.

Selain soal jerawat aku juga menyadari bahwa beberapa minggu terakhir pola makan aku kurang baik. Di umur kepala tiga kondisi regenerasi sel di badan tidak sebaik dulu, bisa jadi hal yang dulunya ringan bisa sembuh sendiri saat di usia ini gak bisa secepat dulu dan butuh booster. Aku sadar saat beberapa kali bolak balik klinik tapi jerawat terus bermunculan dan pencernaan kurang lancar.

Meskipun telat akhirnya aku memutuskan untuk hidup lebih sehat demi kualitas hidup lebih baik. Berharap dengan melakukan perbaikan fundamental yang konsisten bisa membantu kondisi kesehatan kulit dan badan secara keseluruhan.

Kalau kebanyakan orang gak tahan makan coklat kacang atau makanan manis, aku gak tahan makan makanan pedas dan peracian serta tepung, termasuk yang paling gak bisa dihindari berbagai macam mie. Bisa hampir tiap hari berbagai makanan ini menghiasi menu makanan dari menu utama sampai jadi snack.

Jadi sekarang mulai dari mengalihkan makanan makanan bertepung ke buah dan air mineral serta mencoba sarapan dengan aneka kombinasi juice di pagi hari. Menu pertama yang aku coba adalah kombinasi susu pepaya yakult dan benar aja pencernaan langsung terasa lebih lancar. Doakan kebiasaan baik ini bisa terus konsisten dijalani ya hihi

Untuk makanan ga melulu harus salad dan makanan western lain yang identik diet, prinsipnya aku cuma mengalihkan makanan bertepung atau instan ke makanan rumahan yang lebih kaya sayur dan minim proses. Menu maksi murah khas indonesia yang bisa diandalkan adalah lotek atau karedok tapi untuk beberapa orang waspada sama saus kacangnya ya.

Aku bukan influencer kesehatan yang punya info lengkap atau menu strict jadi kalau baca ada salah salah silahkan ikut diskusi di kolom komentar ya.

Selain makanan tak lupa juga coba atur pola tidur, mengatur hasrat beresin drakor dengan jam tidur serta menyelipkan olahraga ringan 10 menit sehari setiap pagi. Jangan lupa juga menjaga hubungan spiritual dengan Allah, karena kebahagiaan dan ketenangan datang dari hati dan hanya Allah maha pembulak balik hati.

Spiritual dan mental harus mendapatkan porsi sama besarnya dengan perawatan fisik. Berdamai dan menyelamati diri setiap hari telah bertahan melewati berbagai hal selama ini.

Setiap tragedi bisa jadi berbeda saat dipandang dengan cara berbeda, jadi apa kabarnya teman teman sekarang?

With love

Leave a Reply

Your email address will not be published.