Motherhood

Pack My Hospital Bag

Memasuki akhir masa kehamilan salah satu kegiatan essential yang masuk to do list adalah persiapan berbagai kebutuhan bayi dan mama menjelang persalinan. Nah biasanya yang saya dahulukan adalah isi hospital bag dan keperluan bayi sepulang dari rumah sakit. Jadi belanjanya betul betul yang perlu dulu nanti sambil berjalan bisa dilengkapi. Sebetulnya pas anak pertama pun prinsipnya seperti itu tapi ya namanya manusia selalu ada pembelajaran untuk ke depannya jadi list sekarang semoga lebih baik dari list yang saya buat lima tahun lalu.

Baca Juga : Newborn Essential

Dalam menyambut kehadiran anak kedua buat saya excitementnya tidak berkurang sama sekali. Saya kurang setuju dengan meme yang suka dibuat untuk ibu ibu dimana barang anak selanjutnya adalah lungsuran kakanya semua, apalagi anak ketiga dan selanjutnya kayaknya berkesan “sisa sisa” kakaknya.

Buat saya yang merupakan anak kelima dari enam bersaudara, satu hal mengesalkan untuk mendapatkan barang lungsuran. Kayaknya orang tua gak sayang kita sebesar ke kaka. Sebagai orang tua (saat ini), saya berusaha menengahi dengan tetap memanfaatkan barang barang besar yang sudah saya beli sebelumnya (makanya beneran dipikir matang untuk investasi) seperti stroller, pompa asi. Tapi untuk barang barang personal bayi, saya beli baru hampir 80%. Alasannya karena kebanyakan barangnya sudah ga ada dikasih sama sodara yang memerlukan dan kebetulan jarak anak pertama ke kedua cukup jauh (lima tahun).

Peernya sekarang saat mempersiapkan kehadiran anak kedua, mulai update dan cari info brand dan produk mana yang bagus saat ini dan sesuai budget.

Nah kembali ke topik utama, untuk isi hospital bag bisa jadi berbeda beda untuk setiap orang bergantung dimana kamu berencana melahirkan. Kalau di rumah kayaknya gak perlu packing tapi pasti harus menyiapkan, kalau kamu memutuskan untuk melahirkan di rumah sakit seperti saya semoga contekan saya ini bisa membantu ya.

Dalam menyiapkan isi tas rumah sakit saya lebih berkonsentrasi ke kebutuhan ibu paska persalinan, untuk kebutuhan bayi selama di rumah sakit kebetulan disediakan sepenuhnya sama pihak rumah sakit. Jadi dari awal saya komunikasi sama pihak rumah sakit untuk booking ruangan dll sudah diwanti wanti tidak perlu bawa banyak barang untuk bayi, cukup bawa baju ganti untuk anak saat pulang.

Nah sejauh ini buatku contekan isi tas rumah sakit paling simple saya dapatkan dari guguguru.com artikelnya saya taro di sini. Isi tas rumah sakit versi saya bisa kamu lihat di bawah ini.

 

 

Handuk Good Morning. Ini permintaan dari rumah sakit untuk pembalut sementara paska melahirkan.

Kain Panjang dan Sarung. Kain panjang pun syarat dari rumah sakit sebetulnya bebas mau kain apa saja tapi saya lebih nyaman bawa samping. Untuk sarung, biasanya setelah melahirkan ibu lebih nyaman menggunakan sarung daripada rok apalagi celana paska melahirkan.

Korset. Sebenarnya korset itu banyak macam dan merk yang saya beli yang murah meriah tapi agak banyak sampai 3 pc untuk ganti. Banyak dijual di toko bayi biasanya kisaran 100ribu atau bahkan lebih murah. Karena pengalaman pas lahiran pertama enaknya sebelum pake bengkung dikasih minyak dulu supaya hangat ke perut jadi kalau pake yang mahal suka sayang. Zaman Freya korset yang rekomen harganya mahal mahal bisa di atas satu juta untuk saat ini merk lokal yang banyak direkomendasikan Mooimom Bamboo Korset harganya separuh dari yang merk luar tapi kualitas bersaing. Saya lebih suka beli yang adjustable supaya lebih awet saat size perut kita mulai mengecil. Baiknya selama sebulan rutin disiplin pake bengkung supaya perut bisa kembali ke bentuk semula. Dan aku rekomendasi yang pake prepet supaya mantap. Semangat mommy!

Pembalut. Ini gak perlu dijelasin lagi kali ya untuk masa nifas anda. Saya pilih brand yang mudah didapat aja deket rumah hehe.

Piyama atau Daster. Saya masih memanfaatkan piyama dan daster yang ada di rumah sebetulnya yang penting bahannya nyaman dan minimal kancing depan untuk memudahkan menyusui. Untuk saat ini banyak banget brand hijab yang mengeluarkan daster multi fungsi dan busui friendly (bukaan samping). Lebih enak untuk digunakan karena bagian dada depan tidak terbuka tapi belinya rebutan kaya antrian apaan haha selamat berburu buibu kalau ada rekomen brand boleh share di kolom komentar ya.

Kerudung Instan. Karena saya berjilbab salah satu yang wajib ya ini supaya kalau ada tamu bisa langsung pakai. Saya pribadi lebih senang kerudung instan yang gak keliatan bergo banget tapi nyaman. Terakhir saya beli produksi kakak kelas Gamilla Instan kamuflase abis hehe. Saya taro link ignya di sini ya sapatau perlu.

Slipper. Buat saya pribadi yang kebiasaan pake slipper di rumah biasanya bawa sendiri dulu sampai lihat di rumah sakit ada atau gak karena biasanya area kamar suka gak gitu bersih karena aktivitas orang lalu lalang buka pasang sepatu. Alasan pribadi aja sih ini untuk kenyamanan hehe.

Bantal Menyusui. Must have untuk menyusui supaya gak pegal. Bisa dengan mudah ditemukan di toko bayi, rekomendasiku brand Cottonseed designnya co chic tapi lebih mahal karena ada dua jenis permukaan. Tapi kalau kamu mau nunggu sering kok orang ngadoin bantal menyusui jadi kamu hemat ga perlu beli hehe. Pas lahiran pertama saja saya jadi punya tiga, satu beli pribadi dua hadiah dari teman.

Baju Ganti Busui Friendly. Seperti layaknya daster, inti awalnya adalah memanfaatkan baju yang ada di lemari dulu yang penting ada bukaan depan untuk memudahkan menyusui. Dan kaya daster juga sekarang itu banyak banget brand lokal yang mengeluarkan baju baju busui friendly dengan bukaan samping yang gemas gemas tapi kembali belinya rebutan udah cem jambak jambakan. Yang terkenal Iymelsayhijab, ysfemme kalau kamu ada rekomen brand lain boleh share juga ya terutama yang belinya ga harus antri dan rebutan hehe…

Bra Menyusui. Untuk urusan bra ada yang revolusioner untuk saya, kalau dulu lima tahun lalu kayaknya bra menyusui yang bagus itu mahal mahal saat ini banyak brand lokal yang bersaing. Intinya bra menyusui itu ada dua macam yang tanpa kawat dan pake kawat, pengalaman saya untuk bra tanpa kawat kurang oke dipakai aktifitas luar (kecuali kamu di rumah aja). Jadi saya beli beberapa pc dengan kawat dan beberapa tanpa. Brand yang murmer tapi nyaman bisa kamu coba Sorex (harganya di bawah 100 ribu dan yang koleksi kawatnya pun bagus menurutku) untuk yang agak branded bisa coba Sorella, Mooimom, dan banyak yang rekomen juga Uniqlo untuk yang premium banget bisa cek Mothercare.

Nursing Robe,Ini opsional juga ya saya beli dari Maison Elmesa bahannya nyaman banget.

Breast Pad, untuk breastpad saya pilih yang gampang dibeli kalau di deket rumah kebanyakan jualnya Mama Pad jadi saya pake ini aja untuk yang instan sekali buang. Bisa juga beli yang bahan kain untuk alternatif lain supaya ga boros beli tapi karena bahannya kain kadang kalau kelamaan pake suka rembes jadi silahkan diatur atur berdasarkan kenyamanan ya mom.

Nursing Cover, Nursing cover fav saya tentunya dari Cottonseed karena designnya elegan dan bahannya bagus tapi harganya terjangkau menurut saya. Zaman freya nursing nursing cover model gini yang motifnya bagus menurutku Bebe Au Lait dan harganya kisaran 450rb-500rb karena produk luar sedangkan cottonseed cuma sekitar 150rb-175rb dengan design cochic. Sebetulnya banyak banget kok nursing cover dijual di toko bayi besar tapi karena saya penganut segala harus “gaya” jadi kalau rekomendasi pasti merek satu ini.

Pompa Manual dan Plastik ASI, Ini sebetulnya saya lagi pengen coba Mooimom Silicon Pump dia lebih mirip penampung asi tapi dwifungsi jadi pompa manual. Kebetulan pas kemarin beli ada paket hemat include tempat pompa dan plastiknya jadi sekalian saya beli aja dan bawa buat di rumah sakit. Hari hari awal biasanya ASI belum banyak keluar jadi dibawa untuk jaga jaga aja sebenarnya.

Nipple Cream, Ini adalah senjata maha penting dalam memasuki fase menyusui perjuangan adaptasi puting dalam menyusui bisa tanya ke semua ibu. Pas lahiran pertama saya belum nemu nipple cream yang beneran kasih efek “healing” ke lecet di puting cuma sekedar bikin adem aja pas kita lagi istirahat gak menyusui. Setelah riset dan ngobrol, banyak yang rekomen Lansinoh meskipun harganya agak pricey tapi banyak yang bilang ampuh. Let’s try

ASI Booster, Sebetulnya biasanya habis melahirkan kita akan diberikan vitamin untuk melancarkan ASI dari dokter tapi gak ada salahnya kita minum asupan tambahan. Fav saya dulu Mama Soya madu dan susunya dan beneran ampun bikin ASI banjir. Dan vitamin best seller Blackmores. Saya kurang suka produk teh entah kenapa mungkin karena kebanyakan ASI booster bentuk teh ada kandungan rempahnya bikin gak mood tapi…nanti selama masa menyusui saya update hasil percobaan saya sama ASI Booster. So far fav saya yang ngaruh ke kuantitas ASI produk ini, bisa kamu temukan di banyak toko bayi.

Toiletres, untuk isi toiletres gak saya share detail karena memang sifatnya personal intinya keperluan pribadi mama. Alat mandi, skincare, makeup secukupnya dan parfum bisa juga bawa hair dryer tapi saya kepikirannya manggil salon di rumah sakit aja atau Go Life untuk sekedar cuci rambut. Kalau memang mepet bisa bawa juga dry shampo untuk jaga jaga. Tapi mohon maaf saya kayaknya gak nemu merk yang rekomen jadi gak akan share kalau kalian ada merk yang rekomen boleh share di kolom komentar ya. Pokoknya sebisa mungkin setelah melahirkan mukanya jangan polos banget minimal lip tint/lipstick, blush dan ngalis kalau sempet supaya mukanya ada warna sedikit. Jujur saya bukan penganut ext bulu mata saat lahiran karena alasan personal terkait agama jadi saya membiarkan muka saya apa adanya hehe.

 

Hospital Bag

Word Board, Word Board ini masuk dalam salah satu property kekinian untuk foto instagramable nan ciamik udah banyak dijual di olshop dalam berbagai pilihan warna dan bentuk (yang terbaru bentuknya bulat) optional aja sih kalau ini yah hehe.

Instan Swaddle Set, Set ini pun merupakan salah satu bagian dari property untuk foto nan ciamik untuk kebutuhan blog dan instagram wkwk tapi sekarang kayaknya lagi musim. Awalnya brand yang saya tahu itu dari US dipakai sama Silvia Siantar untuk bayinya dari Milkmaidgoods nah belakangan udah banyak local onshop yang bikin juga dan harganya terjangkau salah satunya Redartpillow harganya pun gak terlalu mahal untuk bedong set dengan bando atau kupluk. Punya saya beli dari olshop Malaysia yang sebenarnya produk Cina. Kalau kamu mau nunggu produk bedong set kaya punya saya sudah banyak dijual di e commerce dengan sistem PO.

Diaper Bag dan Diaper Bag Organizer, untuk diaper bag optional sebenarnya malahan set baju baju bayi saya masukin ke koper karena kebetulan saya bawa koper besar ke rumah sakit. DI sini sebetulnya bukan Diaper Bag asli tapi tas biasa model super roomy mirip Dior yang saya beli pas buka PO Bangkok bulanan Oxblood.world yang saya jadikan Diaper Bag untuk memudahkan mengatur barang saya beli Diaper Bag Organizer dari BabyGoAda banyak banget brand Diaper Bag my personal fav ada di sini karena stylish. Tapi harganya mahal mahal jadi nanti dulu aja nunggu sale hihi.

Set Baju Pulang, untuk set baju pulang bayi saya cuma bawa satu set bajunya beli online yang gemas gemas kalau dulu biasanya udah pasti tinggal cek HnM tapi entah kenapa kok sekarang mereka gak ngeluarin set gemas bayi lagi jadi saya mix and match sendiri. Salah satu toko online harga murah fav saya yaitu Heybabyindo untuk kupluk dan mitten fav Little Palmer House selain bahannya bagus harganya murah murah dan sudah tersedia di banyak toko bayi jadi kamu bisa langsung pegang dan lihat langsung.

Hooded Blanket, salah satu must have untuk bayi menurutku selimut bertutup kepala karena biasanya bayi akan “dibungkus” dalam bedong dan selimut. Nah sisanya nanti silahkan disesuaikan dengan kebutuhan kamu selimut travel untuk stroller dan banyak lagi. Brand lokal penyedia selimut gemas diantara Maison Elmesa, Cuddly.id atau kamu bisa cek langsung ke toko toko bayi besar.

Bedong, kalau tadi saya bawa bedong set instan jangan lupa juga untuk membeli bedong biasa untuk bayi kalau punya budget lebih banyak orang suka Aden Anais (bahkan kemarin mereka ngeluarin seri Limited Ed Harry Potter lho gemes) dan Weego Amigo. Untuk produk lokal dengan kualitas mendekati bisa kamu coba cek Little Palmer House, Akusvara atau (lagi lagi) silahkan cek ke toko bayi pastikan ukurannya cukup besar untuk bedong penuh (menutupu kepala) bayi baru lahir.

Dot Bayi, sebetulnya dot bayi termasuk dalam kebutuhan setelah bayi pulang karena selama di rumah sakit pasti bayi menggunakan dot yang disediakan rumah sakit. Tapi takut terlupa mending kamu sudah siapkan. Dua brand yang sedang naik daun sekarang adalah Hegen dan Nano Bebe. Kalau dulu pas Freya saya pakai dr Brown karena ada bag anti kholik di dalamnya meskipun cucinya peer karena banyak perintilan. Anak kedua mungkin coba merk lain atau entah kembali ke dr Brown.

Burpy, alas untuk gendong bayi di pundak setelah menyusui. Pas Freya saya ga pakai Burpy karena keitung mahal jadi pakai kain bedong dia aja, dulu adanya cuma dari merk Aden Anais (apa saya kurang gaul ya gak nemu yang murah). Untuk baby no 2 untunglah sudah ada Little Palmer House mereka menjual dua macam burpy, yang sudah dibentuk seperti di foto dan bentuk kotak biasa, tinggal kamu pilih sesuai keinginan.

 

Hospital Bag

Keperluan Papa dan Kakak, selain koper pribadi dan adek tentu keperluan papa yang menemani dan kakak disiapkan dalam tas lain. Isinya baju ganti dan keperluan pribadi papa dan kaka selama menemani di rumah sakit.

Tas Pribadi Mama, menurutku semua orang pasti ga akan ketinggalan tas pribadinya ya. Punyaku tas kesayangan Buttonscarves yang super roomy dengan segala isinya hehe…Yang naksir tasku boleh cek langsung ke tokonya ada counternya kok di PVJ Bandung dan kalau gak salah kemarin sempet SALE malah. You’re welcome!

Dokumen penting dan Buku Riwayat Kehamilan, kembali ini optional ya beberapa rumah sakit menyediakan jasa pembuatan akta kelahiran langsung takut takut mama papa lupa. Selain itu memang ada beberapa dokumen penting yang diminta sama pihak rumah sakit, baiknya disiapkan dalam satu tempat supaya saat kita memerlukan gak pusing cari. Selain itu tentu jangan lupa buku riwayat kehamilan kita ya.

Barang Kesukaan kakak, sebetulnya barang kesukaan kakak adalah youtube (duh…) tapi sebagai ibu yang bertanggung jawab ada baiknya menawarkan kakak untuk membawa barang-barang kesayangannya ke rumah sakit. Bisa activity book, boneka dan biasanya anakku seneng main slime. Intinya yang bisa lift up her mood supaya gak cranky kalau ikut ke RS.

Gift, biasanya setelah kita di rumah sakit suka pengen kasih gift buat staff terutama suster dan dokter yang sudah membantu kita melewati persalinan. Untuk suster dan staff biasanya aku siapin oleh oleh khas dari daerah karena mereka biasanya seneng coba makanan atau oleh-oleh khas daerah. Untuk dokter masih belum kepikiran sebenarnya apa bagusnya, berhubung kalau dokterku punya prosedur sebulan setelah persalinan cek up terus untuk pantau kondisi paska persalinan jadi hadiahnya masih bisa aku kasih nanti saat cek up sambil ditimang timang. Ada ide?

Kamera, untuk mengabadikan moment selama persalinan bisa minta tolong adik/kaka/saudara. Kalau hp kamu sudah mumpuni sebetulnya sudah cukup kok tapi kadang untuk hasil maksimal karena saya seneng foto saya suka bawa mirrorless kesayangan.

Extra Colokan, karena biasanya kita rebutan colokan untuk charge di rumah sakit bisa coba bawa extra colokan supaya gak perlu gantian.

Diffuser dan Essential Oil, bawa diffuser adalah hal yang baru buat saya sebetulnya gara garanya sempat baca postingan teman yang menyarankan bawa diffuser plus oilnya untuk menjaga udara di ruangan tetap “clear” untuk bayi dan ibu. Kita gak tahu kan kondisi kesehatan penjenguk seperti apa. Untuk jaga jaga diffuser bisa jadi pilihan kita, tapi sebelumnya komunikasikan dengan pihak rumah sakit sebelum membawa.

Nah demikian teman teman barang bawaan selama di rumah sakit, yang juga bisa jadi essential untuk belanja awal. Semoga bermanfaat untuk teman teman yang juga sedang persiapan melahirkan.

Love,

Yesi Haerunsia

18 Comment

  1. Waw, isi hospital bag-nya super duper lengkap. Aku dulu tiap kali melahirkan gak sedetil itu di tas. Jadinya iya, suami bolak-balik bawa barang keperluan. Kudu kayak dirimu tuh harusnya ibu-ibu yang mau melahirkan itu. Siap segala macam. Apalagi kalo rumah sakitnya jauh dari rumah ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *